Postingan

Padang Kocar-Kacir Usai Banjir Besar, Aktivitas Kota Lumpuh dan Ribuan Warga Mengungsi

Gambar
Padang, Sumatera Barat — Kota Padang masih berupaya bangkit setelah banjir besar yang melanda beberapa hari lalu, menyebabkan kerusakan parah pada permukiman, fasilitas umum, dan aktivitas perekonomian masyarakat. Hujan lebat yang turun selama lebih dari delapan jam membuat sungai-sungai di kota ini meluap dan merendam berbagai kawasan padat penduduk. Akibatnya, lebih dari 2.800 rumah terendam dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 200 sentimeter. Ribuan warga terpaksa mengungsi ke lokasi aman seperti sekolah, masjid, dan gedung serbaguna karena rumah mereka tidak bisa ditempati. Tidak hanya merendam rumah warga, banjir juga merusak berbagai infrastruktur penting kota. Sejumlah jalan utama seperti Khatib Sulaiman, Siteba, Ulak Karang, hingga Andalas tidak dapat dilewati karena genangan air tinggi dan banyak kendaraan yang mogok. Beberapa jembatan kecil dilaporkan mengalami kerusakan akibat derasnya arus air. Fasilitas umum seperti puskesmas, kantor lurah, posyandu, dan sejumlah tem...

Sumbar Berduka: Bencana Beruntun Lumpuhkan Sejumlah Daerah

Gambar
    Sumatra Barat kembali dilanda duka mendalam setelah serangkaian bencana alam terjadi hampir bersamaan di berbagai wilayah. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti sejak beberapa hari terakhir memicu banjir bandang dan longsor di sejumlah kabupaten dan kota, melumpuhkan aktivitas warga serta merusak ratusan rumah, jalan, dan fasilitas umum. Daerah yang paling terdampak antara lain Kabupaten Agam, Tanah Datar, Pasaman, dan Kota Padang. Air bah yang datang secara tiba-tiba menerjang pemukiman, menyapu kendaraan, dan merendam lahan pertanian warga. Di beberapa titik, longsor menutup akses jalan utama sehingga menghambat proses evakuasi dan penyaluran bantuan. “Air naik sangat cepat. Kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang. Yang terpenting sekarang kami semua selamat,” ujar salah seorang warga yang mengungsi ke posko darurat di Balai Desa setempat. Ratusan warga terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Tenda-tenda darurat mulai didirikan, sement...

Kayu-Kayu Terbawa Arus Penuhi Permukiman, Sumbar dalam Status Darurat Pascabencana

Gambar
  PADANG - Pascabencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, keberadaan material kayu berukuran besar yang terbawa arus kini menjadi tantangan terbesar dalam proses penanganan darurat. Tumpukan kayu gelondongan terlihat memenuhi permukiman, fasilitas umum, hingga badan sungai di beberapa daerah terdampak. Di Kabupaten Tanah Datar, Agam, dan Padang Panjang, petugas gabungan masih berupaya membersihkan kayu-kayu dengan menggunakan alat berat. Namun, volume material yang besar membuat proses pembersihan berjalan lambat. Beberapa ruas jalan belum dapat dilalui sepenuhnya karena masih tertutup batang-batang pohon berdiameter besar. “Kondisi lapangan cukup berat. Selain lumpur tebal, kayu-kayu yang terbawa arus sangat banyak dan beberapa berukuran panjang hingga lebih dari 10 meter,” ujar seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di lokasi. Material kayu tersebut tidak hanya menghambat proses evakuasi, tetapi juga memperparah kerusakan akibat b...

Banjir-Longsor Sumbar 2025: Korban Melonjak, Status Darurat Diperpanjang

Gambar
  Padang,  Musibah banjir bandang dan longsor yang melanda beberapa wilayah di Sumatera Barat sejak akhir November 2025 berujung pada meningkatnya jumlah korban jiwa, ratusan warga yang hingga kini masih dinyatakan hilang, serta kerusakan infrastruktur yang melumpuhkan aktivitas masyarakat. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun secara terus-menerus selama beberapa hari menjadi pemicu utama terjadinya bencana, terutama di daerah yang berada di sepanjang aliran sungai dan perbukitan yang rentan longsor. Seiring meluasnya dampak bencana, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari, guna mempercepat koordinasi dan penanganan di lapangan. Keputusan tersebut diambil setelah BPBD menerima laporan bahwa sedikitnya 13 kabupaten/kota terdampak, mencakup wilayah dengan tingkat kerusakan yang bervariasi mulai dari pemukiman, fasilitas umum, hingga jalur transportasi utama. Kondisi ini membuat se...

Pahlawan Sunyi di Balik Bersihnya Kampus Universitas Negeri Padang

Di tengah hiruk pikuk aktivitas mahasiswa dan dosen di Universitas Negeri Padang (UNP), ada sosok-sosok sederhana yang sering luput dari perhatian. Mereka tidak mengenakan jas almamater, tidak berdiri di depan kelas, dan tidak pernah menjadi pusat perhatian dalam acara kampus. Namun, berkat kehadiran mereka, kampus UNP selalu tampak bersih, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar. Mereka adalah  petugas kebersihan , pahlawan sunyi yang setiap hari menjaga lingkungan kampus tetap asri. Setiap pagi, sebelum matahari terbit dan sebelum langkah mahasiswa memenuhi lorong fakultas, para petugas kebersihan sudah lebih dulu hadir. Dengan  seragam biru  dan sapu di tangan, mereka menyapu daun-daun yang jatuh, membersihkan halaman, serta memastikan setiap sudut kampus terlihat rapi. Bagi mereka, bekerja di balik layar bukan alasan untuk setengah hati. Dedikasi mereka tampak dari hasil kerja yang bisa kita rasakan setiap hari — ruang kelas yang bersih, taman yang terawat, dan udara y...

Fenomena Mahasiswa FOMO Menggunakan Strava, Antara Gaya Hidup Sehat dan Pencitraan Digital

Gambar
Dalam beberapa bulan terakhir, muncul fenomena unik di kalangan mahasiswa, yaitu maraknya penggunaan aplikasi Strava. Aplikasi yang awalnya dirancang untuk pelari dan pesepeda profesional ini kini telah menjadi bagian dari gaya hidup mahasiswa di berbagaikampus. Strava tidak hanya digunakan untuk mencatat jarak tempuh atau kecepatan olahraga, tetapi juga menjadi media sosial baru tempat berbagi aktivitas fisik. Banyak mahasiswa mengunggah hasil jogging pagi, bersepeda sore, atau bahkan sekadar berjalan ke warung dekat kos. Fenomena ini mencerminkan bagaimana budaya FOMO (Fear of Missing Out) semakin mengakar dalam kehidupan mahasiswa masa kini. Mereka takut tertinggal dari tren sehingga ikut serta agar dianggap aktif dan produktif. Di sisi positif, tren ini membawa banyak manfaat bagi kalangan mahasiswa. Strava berhasil memotivasi mahasiswa untuk hidup lebih sehat dan aktif secara fisik. Fitur seperti kudos, leaderboard, dan segment challenge menumbuhkan semangat kompetisi yang menyena...

Kantin UNP Kembali Padat

Gambar
 Padang — Aktivitas padat kembali terlihat di kantin Universitas Negeri Padang (UNP) pada Senin siang (13/10). Sejak pukul 11.30 WIB, suasana kantin mulai ramai oleh mahasiswa yang baru keluar dari ruang kuliah untuk beristirahat dan makan siang. Aroma masakan dari berbagai stan makanan memenuhi ruangan, sementara antrean panjang tampak mengular di depan beberapa penjual. Seluruh meja tampak terisi penuh. Beberapa mahasiswa terpaksa makan sambil berdiri di sekitar area kantin, sementara lainnya memilih duduk di tangga dan selasar gedung untuk menikmati makanan yang telah dibeli. Kondisi ini membuat lalu lintas di sekitar area makan menjadi padat dan sempit. Pada pukul 12.15 WIB, jumlah pengunjung semakin meningkat. Suara alat masak dan percakapan mahasiswa bercampur, menciptakan suasana yang ramai dan riuh. Meski begitu, petugas kantin tampak tetap sibuk melayani pelanggan dan membersihkan meja yang telah selesai digunakan. Fasilitas tempat duduk terlihat tidak sebanding dengan jum...